How To Be A Good K-Lovers
Tulisan pertama ini aku mau sharing
aja sama kalian, tentang aku yang menjadi seorang Korean Lovers (suka semua tentang Korea). Aku adalah salah satu fan
dari boygroup asal Korea yaitu EXO and i’m EXO-L😊
Aku udah
mengidolakan EXO kira-kira dari tahun 2014 atau 2015, aku lupa. And i’m so in love with
them, dulu banyak banget yang nanya, “Kenapa sih suka Korea?”, “Apa bagusnya Korea?”
dan aku belum tahu untuk menjawab pertanyaan itu gimana. Karena hal yang menurut
aku bagus belum tentu untuk orang lain itu bagus because everyone have a different taste. Kali ini aku mau share
cerita aku, ‘Gimana sih jadi Korean Lovers yang bijaksana?’
Sebenarnya, aku gak terlalu tahu
tentang ini tapi mungkin lebih ke memilih waktu yang tepat untuk menyeimbangkan kebahagiaan kamu dengan kewajiban. Karena aku ngerti banget sebagai seorang Kpopers dan seorang muslim yang masih duduk di bangku sekolah, dari aku SD, sekolahku udah berbasis islam terpadu dan SMP juga begitu. Dulu aku
bener-bener gak bisa ninggalin handphone atau laptop karena aku merasa seperti
nyawa aku ada disana, which is kalau gak ada 2 benda itu mungkin aku gak tau
harus ngelakuin apa, dan aku juga masih suka ninggalin sholat, yeah that was my problem.
Kebanyakan orang bilang Kpop atau Kdrama itu gak berguna untuk kita khususnya remaja karena cuma buat nilai
anjlok dan lain-lain. Banyak juga perilaku buruk dan aurat yang diumbar sana
sini, tapi hal positif yang bisa kita ambil itu banyak, contohnya karena itu
aku jadi suka dan mulai mempelajari apapun itu tentang Korea, mulai dari
language, culture, attitude orang Korea dan sebagainya. Kecuali hal-hal
negatif yang mereka lakukan.
Dulu, saat aku kelas 7 SMP semester genap sampai aku kelas 8 nilai ku anjlok, ranking terjun bebas, susah banget untuk hafalan quran, pokoknya aku benar-benar nangis saat itu. Lebih sedihnya lagi karena aku
seperti kecanduan dengan Korea, saat besok udah ujian aku masih aja nonton Kdrama.
Pokoknya benar-benar seperti menjadi habit
sendiri. Dan karena itu juga orang tuaku marah sama aku, khususnya Ayah.
Karena Ayah yang melarang aku untuk nonton Kdrama, alasannya pasti bakal lupa
waktu dan terbukti.
“Ayah itu tahu, uni pasti bakal lupa
waktu kalau udah sama Korea, lupa belajar, sholat, ngafal quran. Sedangkan teman-teman
uni yang lain lagi gencar-gencarnya untuk merebutkan posisi teratas, tapi uni
malah santai-santai. Mau kayak gini terus? Sampai kapan?”
Kurang lebih seperti itu kalimat ayahku
pada saat mengambil raport yang aku masih ingat. Dan aku benar-benar menyesal pada
saat itu.
Akhirnya, pas udah masuk kelas 9 aku
mulai mengubah kebiasaan karena aku sadar saat ini bukan waktu untuk main-main
lagi. Dan dengan begitu Alhamdulillah nilai-nilai ku naik dan ranking pun
ikutan naik, tentunya semua itu gak instan, pasti ada step by step nya dulu.
Saat ini aku kalau mau nonton Kdrama
selalu saat weekend atau holiday, saat-saat seperti itu yang aku terapkan. Setiap
seminggu sebelum ujian aku gak boleh nonton apapun itu tentang Korea termasuk
idol sendiri, karena kalau gak begitu aku selalu cepat untuk khilaf. Jadi lebih
baik tahan aja sampai selesai ujian. Jangan lupa untuk sholat 5 waktu, sholat tahajud dan lanjut
belajar sampai shubuh (kalau lagi ujian). And
always memorising surah in break time, sebenarnya ini baru akhir-akhir ini
aku terapkan karena mau mengejar target hafalan sekolah. But, there’s always step by step first.
Kalau semua itu sudah menjadi
kebiasaan Inshaa Allah pasti akan mudah untuk dijalani, dan menurut aku dengan
itu semua aku jadi bisa mengimbangi antara kewajiban aku sebagai seorang
pelajar, muslim, dan Korean Lovers😊
Comments
Post a Comment